<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1919837712775815077</id><updated>2012-01-27T22:08:41.128-08:00</updated><title type='text'>Planet's</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://planet-information.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1919837712775815077/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://planet-information.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Ananta Eka Sunjaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14618683578709675660</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_QgnVQDfH87Q/TLmcjkIu1uI/AAAAAAAAACQ/SVtewnuKEZw/S220/windows-logo1.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>16</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1919837712775815077.post-4464713592968587403</id><published>2012-01-27T22:08:00.001-08:00</published><updated>2012-01-27T22:08:41.135-08:00</updated><title type='text'>Ini 11 Tata Surya Baru Temuan NASA</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://l.yimg.com/bt/api/res/1.2/9HVwIhvsI5ffjeczM6CKnA--/YXBwaWQ9eW5ld3M7Zmk9aW5zZXQ7aD0yNjA7cT04NTt3PTM2MA--/http://media.zenfs.com/id-ID/News/republika/ukuran-planet-kepler-_120127141315-910.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="Ini 11 Tata Surya Baru Temuan NASA" border="0" class="vlz" height="260" src="http://l.yimg.com/bt/api/res/1.2/9HVwIhvsI5ffjeczM6CKnA--/YXBwaWQ9eW5ld3M7Zmk9aW5zZXQ7aD0yNjA7cT04NTt3PTM2MA--/http://media.zenfs.com/id-ID/News/republika/ukuran-planet-kepler-_120127141315-910.jpg" title="Ini 11 Tata Surya Baru Temuan NASA" width="360" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Misi antariksa NASA 'Kepler' berhasil menemukan 11  sistem tata surya baru yang berisikan 26 planet. Hal itu diungkapkan  Dinas Luar Angkasa Amerika Serikat dalam sebuah pernyataan, Kamis  (26/1).&lt;br /&gt;Penemuan tersebut hampir dua kali lipat dari jumlah planet  yang telah dipastikan dan tiga kali lipat dari jumlah bintang yang  dikitari oleh satu planet. Sistem tersebut akan membantu para astronom  untuk mengerti tentang bagaimana planet membentuk sebuah tatanan.&lt;br /&gt;Orbit  planet-planet itu dekat dengan bintang yang menjadi pusat tata surya  mereka dan ukurannya diperkirakan satu setengah kali ukuran Bumi, bahkan  ada yang melebihi ukuran Jupiter. Lima belas planet diperkirakan  berukuran seperti Bumi atau Neptunus.&lt;br /&gt;Pengamatan lebih jauh  diperlukan guna memastikan apakah permukaan planet tersebut solid  seperti Bumi atau berselimut atmosfer tebal seperti Neptunus.  Planet-planet tersebut berotasi mengelilingi mataharinya dalam waktu  enam hingga 143 hari. Semuanya berjarak lebih dekat dari jarak Venus ke  Matahari.&lt;br /&gt;"Berdasarkan misi Kepler, kami mengetahui tentang  peluang adanya 500 ekso-planet yang berada di galaksi," kata ilmuwan  program Kepler, Doug Hudgins, di Markas NASA, Washington.&lt;br /&gt;"Ketika  dua tahun ini Anda memandang bintang di langit yang tak lebih besar dari  kepalan tangan anda, Kepler telah menemukan lebih dari 60 planet dan  lebih dari 2.300 calon planet lainnya," kata Hudgins. &lt;br /&gt;"Hal itu  membuktikan bahwa galaksi kita berisikan planet berbagai ukurang dan  orbit," katanya lagi. Kepler, yang diluncurkan pada Maret 2009,  dirancang untuk menemukan planet seukuran Bumi yang berotasi  mengelilingi bintang lain. &lt;br /&gt;Pesawat luar angkasa itu menggunakan  kamera digital berukuran besar, yang disebut photometer, untuk memantau  tingkat pancaran cahaya lebih dari 1.500 bintang yang berada dalam medan  pandangannya ketika pesawat itu mengelilingi matahari.&lt;br /&gt;Kepler  memindai jarak tata surya tersebut dengan mencari "titik singgah", yang  dicapai planet ketika melewati sebuah bintang, sehingga menyebabkan  planet itu meredup. Tingkat keredupan itu menjadi patokan untuk  pengukuran planet yang dibandingkan dengan mataharinya itu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1919837712775815077-4464713592968587403?l=planet-information.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://planet-information.blogspot.com/feeds/4464713592968587403/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://planet-information.blogspot.com/2012/01/ini-11-tata-surya-baru-temuan-nasa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1919837712775815077/posts/default/4464713592968587403'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1919837712775815077/posts/default/4464713592968587403'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://planet-information.blogspot.com/2012/01/ini-11-tata-surya-baru-temuan-nasa.html' title='Ini 11 Tata Surya Baru Temuan NASA'/><author><name>Ananta Eka Sunjaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14618683578709675660</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_QgnVQDfH87Q/TLmcjkIu1uI/AAAAAAAAACQ/SVtewnuKEZw/S220/windows-logo1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1919837712775815077.post-6346294960660080058</id><published>2012-01-27T22:07:00.001-08:00</published><updated>2012-01-27T22:07:46.100-08:00</updated><title type='text'>Kepler Temukan 11 Tata Surya Baru</title><content type='html'>&lt;a href="http://l.yimg.com/bt/api/res/1.2/bnUHF0N2C__mN._CDgBmVg--/YXBwaWQ9eW5ld3M7Zmk9aW5zZXQ7aD0yNzA7cT04NTt3PTQzNg--/http://media.zenfs.com/id_ID/News/Tribune_News/tata-surya2.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="Kepler Temukan 11 Tata Surya Baru" border="0" class="vlz" height="270" src="http://l.yimg.com/bt/api/res/1.2/bnUHF0N2C__mN._CDgBmVg--/YXBwaWQ9eW5ld3M7Zmk9aW5zZXQ7aD0yNzA7cT04NTt3PTQzNg--/http://media.zenfs.com/id_ID/News/Tribune_News/tata-surya2.jpg" title="Kepler Temukan 11 Tata Surya Baru" width="436" /&gt;&lt;/a&gt;Misi antariksa NASA "Kepler" berhasil menemukan 11 sistem tata  surya baru yang berisikan 26 planet, kata Dinas Luar Angkasa Amerika  Serikat itu dalam satu pernyataan, Kamis.&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Penemuan tersebut hampir dua kali lipat dari jumlah planet  yang telah dipastikan dan tiga kali lipat dari jumlah bintang yang  dikitari oleh satu planet. Sistem tersebut akan membantu para astronom  untuk mengerti tentang bagaimana planet membentuk sebuah tatanan.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Orbit planet-planet itu dekat dengan bintang yang menjadi  pusat tata surya mereka dan ukurannya diperkirakan satu setengah kali  ukuran Bumi bahkan ada yang melebihi ukuran Jupiter. Lima belas planet  diperkirakan berukuran seperti Bumi atau Neptunus.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Pengamatan lebih jauh diperlukan guna memastikan apakah  permukaan planet tersebut solid seperti Bumi atau berselimut atmosfer  tebal seperti Neptunus. Planet-planet tersebut berotasi mengelilingi  mataharinya dalam waktu enam hingga 143 hari. Semuanya berjarak lebih  dekat dari jarak Venus ke Matahari.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;"Berdasarkan misi Kepler, kami mengetahui tentang peluang  adanya 500 ekso-planet yang berada di galaksi," kata ilmuwan program  Kepler, Doug Hudgins, di Markas NASA, Washington.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;"Ketika dua tahun ini Anda memandang bintang di langit yang  tak lebih besar dari kepalan tangan anda, Kepler telah menemukan lebih  dari 60 planet dan lebih dari 2.300 calon planet lainnya," kata Hudgins.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;"Hal itu membuktikan bahwa galaksi kita berisikan planet  berbagai ukurang dan orbit," katanya. Kepler, yang diluncurkan pada  Maret 2009, dirancang untuk menemukan planet seukuran Bumi yang berotasi  mengelilingi bintang lain. Pesawat luar angkasa itu menggunakan kamera  digital berukuran besar, yang disebut photometer, untuk memantau tingkat  pancaran cahaya lebih dari 1.500 bintang yang berada dalam medan  pandangannya ketika pesawat itu mengelilingi matahari.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kepler memindai jarak tata surya tersebut dengan mencari  "titik singgah", yang dicapai planet ketika melewati sebuah bintang,  sehingga menyebabkan planet itu meredup. Tingkat keredupan itu menjadi  patokan untuk pengukuran planet yang dibandingkan dengan mataharinya  itu.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1919837712775815077-6346294960660080058?l=planet-information.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://planet-information.blogspot.com/feeds/6346294960660080058/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://planet-information.blogspot.com/2012/01/kepler-temukan-11-tata-surya-baru.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1919837712775815077/posts/default/6346294960660080058'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1919837712775815077/posts/default/6346294960660080058'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://planet-information.blogspot.com/2012/01/kepler-temukan-11-tata-surya-baru.html' title='Kepler Temukan 11 Tata Surya Baru'/><author><name>Ananta Eka Sunjaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14618683578709675660</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_QgnVQDfH87Q/TLmcjkIu1uI/AAAAAAAAACQ/SVtewnuKEZw/S220/windows-logo1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1919837712775815077.post-829834961069105071</id><published>2011-09-16T01:50:00.000-07:00</published><updated>2011-09-16T01:50:32.975-07:00</updated><title type='text'>Black Hole (Lubang Hitam)</title><content type='html'>Lubang hitam adalah "sesuatu" yang berbentuk seperti sebuah lubang   raksasa di alam semesta, ia memiliki diameter raksasa dan terdapat   banyak benda-benda angkasa yang tertarik di sekelilingnya. Sebuah lubang   hitam memiliki gaya gravitasi yang sangat kuat. Gravitasi dari lubang   hitam dapat menarik apapun yang mendekatinya atau melintas  dihadapannya.  Bahkan cahaya yang memiliki kecepatan lebih dari 300 km /  detik dapat  tertarik oleh gravitasi dari lubang hitam.&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_afTySqfWs8Y/TTlkzoKGRqI/AAAAAAAAAAM/QWNrb3Jifn4/s1600/images2.jpeg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="239" src="http://1.bp.blogspot.com/_afTySqfWs8Y/TTlkzoKGRqI/AAAAAAAAAAM/QWNrb3Jifn4/s320/images2.jpeg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_afTySqfWs8Y/TTlk0MMJU_I/AAAAAAAAAAQ/5Ge0yBPHBDw/s1600/images.jpeg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="256" src="http://3.bp.blogspot.com/_afTySqfWs8Y/TTlk0MMJU_I/AAAAAAAAAAQ/5Ge0yBPHBDw/s320/images.jpeg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_afTySqfWs8Y/TTlk0tQlL0I/AAAAAAAAAAU/2NrqC_JWkMQ/s1600/images1.jpeg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://3.bp.blogspot.com/_afTySqfWs8Y/TTlk0tQlL0I/AAAAAAAAAAU/2NrqC_JWkMQ/s320/images1.jpeg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Lubang hitam&lt;/b&gt; adalah sebuah pemusatan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Massa" title="Massa"&gt;massa&lt;/a&gt; yang cukup besar sehingga menghasilkan gaya &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gravitasi" title="Gravitasi"&gt;gravitasi&lt;/a&gt; yang sangat besar. Gaya &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gravitasi" title="Gravitasi"&gt;gravitasi&lt;/a&gt; yang sangat besar ini mencegah apa pun lolos darinya kecuali melalui perilaku &lt;a class="mw-redirect" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Terowongan_kuantum" title="Terowongan kuantum"&gt;terowongan kuantum&lt;/a&gt;. &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Medan_gravitasi" title="Medan gravitasi"&gt;Medan gravitasi&lt;/a&gt; begitu kuat sehingga 8&lt;a class="new" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kecepatan_lepas&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Kecepatan lepas (halaman belum tersedia)"&gt;kecepatan lepas&lt;/a&gt; di dekatnya mendekati &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kecepatan_cahaya" title="Kecepatan cahaya"&gt;kecepatan cahaya&lt;/a&gt;. Tak ada sesuatu, termasuk &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Radiasi" title="Radiasi"&gt;radiasi&lt;/a&gt; &lt;a class="mw-redirect" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Elektromagnetik" title="Elektromagnetik"&gt;elektromagnetik&lt;/a&gt; yang dapat lolos dari &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gravitasi" title="Gravitasi"&gt;gravitasinya&lt;/a&gt;, bahkan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Cahaya" title="Cahaya"&gt;cahaya&lt;/a&gt; hanya dapat masuk tetapi tidak dapat keluar atau&lt;br /&gt;melewatinya, dari sini diperoleh kata "hitam". Istilah "lubang hitam" telah tersebar luas, meskipun ia tidak menunjuk ke sebuah &lt;i&gt;lubang&lt;/i&gt;   dalam arti biasa, tetapi merupakan sebuah wilayah di angkasa di mana   semua tidak dapat kembali. Secara teoritis, lubang hitam dapat memliki   ukuran apa pun, dari mikroskopik sampai ke ukuran alam raya yang dapat   diamati. &lt;br /&gt;&lt;h2 style="color: #3d85c6;"&gt;&lt;span class="mw-headline" id="Landasan_Teori"&gt;Landasan Teori&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;h2 style="color: #3d85c6;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Teori adanya lubang hitam pertama kali diajukan pada abad ke-18 oleh &lt;/span&gt;&lt;a class="new" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=John_Michell&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" style="font-weight: normal;" title="John Michell (halaman belum tersedia)"&gt;John Michell&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt; and &lt;/span&gt;&lt;a class="mw-redirect" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pierre-Simon_Laplace" style="font-weight: normal;" title="Pierre-Simon Laplace"&gt;Pierre-Simon Laplace&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;, selanjutnya dikembangkan oleh &lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Astronom" style="font-weight: normal;" title="Astronom"&gt;astronom&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt; Jerman bernama &lt;/span&gt;&lt;a class="new" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Karl_Schwarzschild&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" style="font-weight: normal;" title="Karl Schwarzschild (halaman belum tersedia)"&gt;Karl Schwarzschild&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;, pada tahun 1916, dengan berdasar pada teori relativitas umum dari &lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Albert_Einstein" style="font-weight: normal;" title="Albert Einstein"&gt;Albert Einstein&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;, dan semakin dipopulerkan oleh &lt;/span&gt;&lt;a class="mw-redirect" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Stephen_William_Hawking" style="font-weight: normal;" title="Stephen William Hawking"&gt;Stephen William Hawking&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;.   Pada saat ini banyak astronom yang percaya bahwa hampir semua galaksi   dialam semesta ini mengelilingi lubang hitam pada pusat galaksi.&lt;/span&gt;&lt;br style="font-weight: normal;" /&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt; Adalah &lt;/span&gt;&lt;a class="new" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=John_Archibald_Wheeler&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" style="font-weight: normal;" title="John Archibald Wheeler (halaman belum tersedia)"&gt;John Archibald Wheeler&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;   pada tahun 1967 yang memberikan nama "Lubang Hitam" sehingga menjadi   populer di dunia bahkan juga menjadi topik favorit para penulis fiksi   ilmiah. Kita tidak dapat melihat lubang hitam akan tetapi kita bisa   mendeteksi materi yang tertarik / tersedot ke arahnya. Dengan cara   inilah, para astronom mempelajari dan mengidentifikasikan banyak lubang   hitam di angkasa lewat observasi yang sangat hati-hati sehingga   diperkirakan di angkasa dihiasi oleh jutaan lubang hitam.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/h2&gt;&lt;ul style="color: #3d85c6;"&gt;&lt;li&gt;Asal Mula Lubang Hitam&amp;nbsp;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Lubang Hitam tercipta ketika suatu obyek tidak dapat bertahan dari kekuatan tekanan &lt;a class="mw-redirect" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gaya_gravitasi" title="Gaya gravitasi"&gt;gaya gravitasinya&lt;/a&gt;   sendiri. Banyak obyek (termasuk matahari dan bumi) tidak akan pernah   menjadi lubang hitam. Tekanan gravitasi pada matahari dan bumi tidak   mencukupi untuk melampaui kekuatan atom dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Nuklir" title="Nuklir"&gt;nuklir&lt;/a&gt;   dalam dirinya yang sifatnya melawan tekanan gravitasi. Tetapi   sebaliknya untuk obyek yang bermassa sangat besar, tekanan gravitasi-lah   yang menang.&lt;br /&gt;&lt;ul style="color: #3d85c6;"&gt;&lt;li&gt; Pertumbuhan Lubang Hitam&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Massa dari lubang hitam terus bertambah dengan cara menangkap semua   materi didekatnya. Semua materi tidak bisa lari dari jeratan lubang   hitam jika melintas terlalu dekat. Jadi obyek yang tidak bisa menjaga   jarak yang aman dari lubang hitam akan terhisap. Berlainan dengan   reputasi yang disandangnya saat ini yang menyatakan bahwa lubang hitam   dapat menghisap apa saja disekitarnya, lubang hitam tidak dapat   menghisap material yang jaraknya sangat jauh dari dirinya. dia hanya   bisa menarik materi yang lewat sangat dekat dengannya. Contoh&amp;nbsp;:   bayangkan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Matahari" title="Matahari"&gt;matahari&lt;/a&gt; kita menjadi lubang hitam dengan massa yang sama. Kegelapan akan menyelimuti &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bumi" title="Bumi"&gt;bumi&lt;/a&gt;   dikarenakan tidak ada pancaran cahaya dari lubang hitam, tetapi bumi   akan tetap mengelilingi lubang hitam itu dengan jarak dan kecepatan yang   sama dengan saat ini dan tidak terhisap masuk kedalamnya. Bahaya akan   mengancam hanya jika bumi kita berjarak 10 mil dari lubang hitam,  dimana  hal ini masih jauh dari kenyataan bahwa bumi berjarak 93 juta  mil dari  matahari. Lubang hitam juga dapat bertambah massanya dengan  cara  bertubrukan dengan lubang hitam yang lain sehingga menjadi satu  lubang  hitam yang lebih besar &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="color: #3d85c6;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;About Black hole&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Pada abad ke-20, muncul sebuah hipotesis tentang   lubang hitam ini: "Sebuah lubang hitam kemungkinan besar membentuk   sebuah terowongan yang dapat terhubung ke lubang hitam yang lain yang   kemungkinan dapat berfungsi sebagai mesin waktu untuk bepergian ke lain   waktu."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada seorangpun yang tahu hipotesis ini benar atau tidak karena   tidak ada bukti yang kuat untuk hipotesis ini. Tetapi, akankah ada   beberapa bukti kuat untuk hipotesa ini di masa mendatang?&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1919837712775815077-829834961069105071?l=planet-information.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://planet-information.blogspot.com/feeds/829834961069105071/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://planet-information.blogspot.com/2011/09/black-hole-lubang-hitam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1919837712775815077/posts/default/829834961069105071'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1919837712775815077/posts/default/829834961069105071'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://planet-information.blogspot.com/2011/09/black-hole-lubang-hitam.html' title='Black Hole (Lubang Hitam)'/><author><name>Ananta Eka Sunjaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14618683578709675660</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_QgnVQDfH87Q/TLmcjkIu1uI/AAAAAAAAACQ/SVtewnuKEZw/S220/windows-logo1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_afTySqfWs8Y/TTlkzoKGRqI/AAAAAAAAAAM/QWNrb3Jifn4/s72-c/images2.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1919837712775815077.post-8536940015192956924</id><published>2011-09-16T01:48:00.001-07:00</published><updated>2011-09-16T01:48:16.522-07:00</updated><title type='text'>Segitiga Bermuda</title><content type='html'>Misteri Segitiga Bermuda. Bagi Anda yang gemar kisah misteri, pasti  mengenal “Segitiga Bermuda”, wilayah laut di selatan Amerika Serikat  dengan titik sudut Miami (di Florida), Puerto Rico (Jamaica), dan  Bermuda ini, telah berabad-abad menyimpan kisah yang tak terpecahkan.&lt;br /&gt;Misteri demi misteri bahkan telah dicatat oleh pengelana samudera macam Christopher Columbus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekitar 1492, ketika dirinya akan mengakhiri perjalanan jauhnya menuju  dunia barunya, Amerika, Columbus sempat menyaksikan fenomena aneh di  wilayah ini. Di tengah suasana laut yang terasa aneh, jarum kompas di  kapalnya beberapa kali berubah-ubah. Padahal cuaca saat itu begitu baik.&lt;br /&gt;Lebih dari itu, tak jauh dari kapal, pada suatu malam tiba-tiba para  awaknya dikejutkan dengan munculnya bola-bola api yang terjun begitu  saja ke dalam laut. Mereka juga menyaksikan lintasan cahaya dari arah  ufuk yang kemudian menghilang begitu saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah Segitiga Bermuda. Di wilayah ini, indera keenam memang seperti  dihantui “suasana” yang tak biasa. Namun begitu rombongan Columbus  masih terbilang beruntung, karena hanya disuguhi “pertunjukkan”. Lain  dengan pelintas-pelintas yang lain.&lt;br /&gt;&lt;a href="" name="more"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut catatan kebaharian, peristiwa terbesar yang pernah terjadi di  wilayah ini adalah lenyapnya sebuah kapal berbendera Inggris, Atalanta,  pada 1880. Tanpa jejak secuilpun, kapal yang ditumpangi tiga ratus kadet  dan perwira AL Inggris itu raib di sana. Selain Atalanta, Segitiga  Bermuda juga telah menelan ratusan kapal lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di lain kisah, Segitiga Bermuda juga telah membungkam puluhan pesawat  yang melintasinya. Peristiwa terbesar yang kemudian terkuak sekitar 1990  lalu adalah raibnya iring-iringan lima Grumman TBF Avenger AL AS yang  tengah berpatroli melintas wilayah laut ini pada siang hari 5 Desember  1945. Setelah sekitar dua jam penerbangan komandan penerbangan melapor,  bahwa dirinya dan anak buahnya seperti mengalami disorientasi. Beberapa  menit kemudian kelima TBF Avenger ini pun raib tanpa sempat memberi  sinyal SOS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anehnya, misteri Avenger tak berujung di situ saja. Ketika sebuah  pesawat SAR jenis Martin PBM-3 Mariner dikirim mencarinya, pesawat  amfibi gembrot dengan tigabelas awak ini pun ikut-ikutan lenyap. Hilang  bak ditelan udara. Keesokan harinya ketika wilayah-wilayah laut yang  diduga menjadi tempat kecelakaan keenam pesawat disapu enam pesawat  penyelamat pantai dengan 27 awak, tak satu pun serpihan pesawat  ditemukan. Ajaib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun demi tahun berlalu. Sekitar 1990, tanpa dinyana seorang peneliti  berhasil menemukan onggokan kerangka pesawat di lepas pantai Fort  Launderdale, Florida. Betapa terkejutnya orang-orang yang menyaksikan.  Karena, ketika dicocok kan, onggokan metal itu ternyata bagian dari  kelima TBF Avenger.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hilangnya C-119&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah ajaib lainnya adalah hilangnya pesawat transpor C-119 Flying  Boxcar pada 7 Juni 1965. Pesawat tambun mesin ganda milik AU AS  bermuatan kargo ini, hari itu pukul 7.47 lepas landas dari Lanud  Homestead. Pesawat dengan 10 awak ini terbang menuju Lapangan Terbang  Grand Turk, Bahama, dan diharapkan mendarat pukul 11.23.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pesawat ini sebenarnya hampir menuntaskan perjalanannya. Hal ini  diketahui dari kontak radio yang masih terdengar hingga pukul 11.  Sesungguhnya memang tak ada yang mencurigakan. Kerusakan teknis juga tak  pernah dilaporkan. Tetapi Boxcar tak pernah sampai tujuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dalam kontak radio terakhir tak ada indikasi apa-apa bahwa pesawat  tengah mengalami masalah. Namun setelah itu kami kehilangan jejaknya,”  begitu ungkap juru bicara Penyelamat Pantai Miami. “Besar kemungkinan  pesawat mengalami masalah kendali arah (steering trouble) hingga nyasar  ke lain arah,” tambahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seketika itu pula tim SAR terbang menyapu wilayah seluas 100.000 mil  persegi yang diduga menjadi tempat kandasnya C-119. Namun hasilnya  benar-benar nihil. Sama seperti hilangnya pesawat-pesawat lainnya di  wilayah ini, tak satu pun serpihan pesawat atau tubuh manusia ditemukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Benar-benar aneh. Sebuah pesawat terbang ke arah selatan Bahama dan  hilang begitu saja tanpa jejak,” demikian komentar seorang veteran  penerbang Perang Dunia II.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seseorang dari Tim SAR mengatakan, kemungkinan pesawat jatuh di antara  Pulau Crooked dan Grand Turk. Bisa karena masalah struktur, ledakan,  atau kerusakan mesin. Kalau memang pesawat meledak, kontak radio memang  pasti tak akan pernah terjadi, tetapi seharusnya kami bisa menemukan  serpihan pecahannya. Begitu pula jika pesawat mengalami kerusakan,  mestinya sang pilot bisa melakukan ditching (pendaratan darurat di atas  air). Pasalnya, cuaca saat itu dalam keadaan baik. Dalam arti langit  cerah, ombak hanya sekitar satu meter, dan angin hanya 15 knot.&lt;br /&gt;Analisis selanjutnya memang mengembang kemana-mana. Namun tetap tidak  menghasilkan apa-apa. Kasus C-119 Flying Boxcar pun terpendam begitu  saja, sampai akhirnya pada tahun 1973 terbit artikel dari International  UFO Bureau yang mengingatkan kembali sejumlah orang pada kasus ajaib  tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam artikel ini dimuat kesaksian astronot Gemini IV, James McDivitt  dan Edward H. White II, yang justru membuat runyam masalah. Rupanya pada  saat-saat di sekitar raibnya C-119, dia kebetulan tengah mengamati  wilayah di sekitar Karibia. Gemini kebetulan memang sedang  mengawang-awang di sana. Menurut catatan NASA, pada 3 sampai 7 Juni 1965  keduanya tengah melakukan eksperimen jalan-jalan ke luar kapsul Gemini  dengan perlengkapan yang dirahasiakan.&lt;br /&gt;Menurut Divitt, dia melihat sebuah pesawat tak dikenal (UFO) dengan  semacam lengan mekanik kedapatan sedang meluncur di atas Karibia.  Beberapa menit kemudian Ed White pun menyaksikan obyek lainnya yang  serupa. Sejak itulah lalu merebak isu, C-119 diculik UFO. Para ilmuwan  pun segera tertarik menguji kesaksian ini. Tak mau percaya begitu saja,  mereka mengkonfirmasi obyek yang dilihat kedua astronot dengan  satelit-satelit yang ada disekitar Gemini IV. Boleh jadi “kan yang  mereka salah lihat ? Maklum saat itu (hingga kini pun), banyak pihak  masih menilai sektis terhadap kehadiran UFO.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika itu kepada kedua astronot disodori gambar Pegasus 2, satelit  raksasa yang memang memiliki antene mirip lengan sepanjang 32 meter dan  sejumlah sampah satelit yang ada di sekitar itu. Namun baik dari bentuk  dan jarak, mereka menyanggah jika telah salah lihat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sekali lagi saya tegaskan, dengan menyebut UFO “kan tak berarti saya  menunjuk pesawat ruang angkasa dari planet lain. Pengertian UFO sangat  universal. Bahwa jika saya melihat pesawat yang menurut penilaian saya  tak saya kenal, tidakkah layak jika saya menyebutnya sebagai UFO?”  sergah Divitt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah kasus C-119 Flying Boxcar yang tak pernah terpecahkan hingga  kini. Diantara kapal atau pesawat yang raib di wilayah Segitiga Bermuda  kisahnya memang senantiasa sama. Terjadi ketika cuaca sedang baik, tak  ada masalah teknis, kontak radio berjalan biasa, tetapi si pelintas  tiba-tiba menghilang begitu saja. Tanpa meninggalkan jejak sama sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak teori kemudian dihubung-hubungkan dengan segala kejadian di sana.  Ada yang menyebut teori pelengkungan waktu, medan gravitasi terbalik,  abrasi atmosfer, dan ada juga teori anomali magnetik-gravitasi. Selain  itu ada juga yang mengaitkannya dengan fenomena gampa laut, serangan  gelombang tidal, hingga lubang hitam (black-hole) yang hanya terjadi di  angkasa luar sana. Aneh-aneh memang analisanya, namun tetap saja tak ada  satu pun yang bisa menjelaskannya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1919837712775815077-8536940015192956924?l=planet-information.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://planet-information.blogspot.com/feeds/8536940015192956924/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://planet-information.blogspot.com/2011/09/segitiga-bermuda.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1919837712775815077/posts/default/8536940015192956924'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1919837712775815077/posts/default/8536940015192956924'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://planet-information.blogspot.com/2011/09/segitiga-bermuda.html' title='Segitiga Bermuda'/><author><name>Ananta Eka Sunjaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14618683578709675660</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_QgnVQDfH87Q/TLmcjkIu1uI/AAAAAAAAACQ/SVtewnuKEZw/S220/windows-logo1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1919837712775815077.post-4364000064985750277</id><published>2011-09-16T01:43:00.000-07:00</published><updated>2011-09-16T01:43:35.996-07:00</updated><title type='text'>Para Astronot Temukan 50 Planet Baru</title><content type='html'>&lt;a href="http://kabarit.com/wp-content/uploads/2011/09/planet.jpg"&gt;&lt;img alt="" class="aligncenter size-full wp-image-4906" height="343" src="http://kabarit.com/wp-content/uploads/2011/09/planet.jpg" title="planet" width="610" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Para astronom Eropa pada Senin, 12 September 2011 kemarin telah menemukan 50 planet baru, 16 diantarnya termasuk&amp;nbsp;&lt;em&gt;&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Super-Earth"&gt;Super-Earth&lt;/a&gt; &lt;/em&gt;yang  berpotensi untuk dihuni. Penemuan ini diperoleh dengan menggunakan  sebuah teleskop yang memiliki akurasi kecepatan tinggi terhadap  pencarian planet, yang disebut &lt;em&gt;High Accuracy Radical velocity Planet Searcher&lt;/em&gt; (&lt;a href="http://www.eso.org/sci/facilities/lasilla/instruments/harps/"&gt;HARPS&lt;/a&gt;) di Chile.&lt;br /&gt;Tidak seperti pesawat ruang angkasa &lt;a href="http://www.nasa.gov/mission_pages/kepler/main/index.html"&gt;Kepler&lt;/a&gt;  milik NASA yang mencari kemungkinan adanya planet baru dengan melihat  bayangan ketika melewati matahari seperti bintang, HARPS melihat  beberapa planet baru dengan teknik yang sama sekali berbeda. HARPS  adalah sebuah spektograf, yaitu instrumen yang mengambil cahaya dari  obyek yang jauh dan mengelompokkanya ke dalam irisan sangat tipis dan  panjang gelombang, seperti pelangi dengan seratus ribu warna. Selama  delapan tahun terakhir, instrumen ini telah membantu menemukan sekitar  150 planet baru.&lt;br /&gt;Dikutip oleh &lt;strong&gt;kabarIT &lt;/strong&gt;dari Mashable, Selasa (13/9/2011), sesuatu yang menarik dari &lt;em&gt;Super-Earth &lt;/em&gt;adalah  planet dengan massa dan ukuran lebih besar dari Bumi, namun tidak  sebesar Neptunus dan tidak setinggi Jupiter juga Saturnus. Planet-planet  ini mengorbit matahari seperti bintang-bintang yang dinilai penting  untuk berlangsungnya sebuah kehidupan. Suhu di planet yang dinilai masuk  dalam kategori &lt;em&gt;Super-Earth &lt;/em&gt;ini diperkirakan sekitar 25 derajat  Celsius atau 77 Fahrenheit, namun Lisa Lisa&amp;nbsp;Kaltanegger&amp;nbsp;astronom&amp;nbsp;dari  Max Planck&amp;nbsp;Institute di Jerman juga mengatakan kepada The&amp;nbsp;Associated  Press, planet akan&amp;nbsp;lembab dan bisa mencapai  suhu&amp;nbsp;sekitar&amp;nbsp;49&amp;nbsp;derajat&amp;nbsp;Celcius&amp;nbsp;atau 120&amp;nbsp;derajat Fahrenheit.&lt;br /&gt;Dibalik segala kontroversi yang ada, HARPS akan lebih menegaskan keberadaan &lt;em&gt;Super-Earth &lt;/em&gt;melalui kerjasama&amp;nbsp;dengan pemburu exoplanet baru, yang dikenal sebagai &lt;em&gt;Echelle Spectrograph for Rocky Exoplanet and Stable Spectroscopic Observations&lt;/em&gt;  (ESPRESSO). ESPRESSO akan mulai mengitari langit untuk mencari planet  baru pada tahun 2016 mendatang. Instrumen baru ini dinilai memiliki  akurasi pencarian yang lebih tinggi dengan melihat lebih dekat  planet-planet yang memiliki banyak kesamaan dengan Bumi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1919837712775815077-4364000064985750277?l=planet-information.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://planet-information.blogspot.com/feeds/4364000064985750277/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://planet-information.blogspot.com/2011/09/para-astronot-temukan-50-planet-baru.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1919837712775815077/posts/default/4364000064985750277'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1919837712775815077/posts/default/4364000064985750277'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://planet-information.blogspot.com/2011/09/para-astronot-temukan-50-planet-baru.html' title='Para Astronot Temukan 50 Planet Baru'/><author><name>Ananta Eka Sunjaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14618683578709675660</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_QgnVQDfH87Q/TLmcjkIu1uI/AAAAAAAAACQ/SVtewnuKEZw/S220/windows-logo1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1919837712775815077.post-7024307926003889011</id><published>2011-09-16T01:35:00.000-07:00</published><updated>2011-09-16T01:35:52.376-07:00</updated><title type='text'>Temuan NASA: Dua Matahari Terbenam Bersama di Planet Kepler 16 B</title><content type='html'>&lt;div class="yom-mod yom-art-content" id="yui_3_3_0_1_1316162033511270"&gt;&lt;div class="bd" id="yui_3_3_0_1_1316162033511269"&gt;REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Dua  matahari terbenam bersama setiap kali malam tiba di planet Kepler-16b,  kata para ilmuwan di jurnal Sains, Kamis.&lt;br /&gt;Peristiwa mirip fiksi  ilmiah itu terpantau&amp;nbsp; peneliti yang melakukan pengamtan&amp;nbsp; dari pesawat  antariksa Kepler NASA. Peneliti itu&amp;nbsp; mendeteksi sebuah planet yang  mengorbit dua bintang --&amp;nbsp; ini untuk pertama kali fenomena semacam itu  dipastikan keberadaannya.&lt;br /&gt;"Ini sungguh-sungguh pengukuran  menakjubkan oleh Kepler," kata Alan Boss dari Lembaga Sains Carnegie,  penyusun bersama laporan penelitian itu. "Hal yang betul-betul menarik  adalah ada sebuah planet&amp;nbsp; mengorbit dua bintang," katanya.&lt;br /&gt;Bintang-bintang  berpasangan -- yaitu dua matahari yang saling memutar -- sudah  diketahui dan selama ini para astronom menduga ada planet yang mengitari  mereka. Observasi Kepler itu merupakan konfirmasi pertama bagi  kenyataan tersebut.&lt;br /&gt;Gravitasi dua bintang, bahkan untuk  bintang-bintang relatif kecil seperti di pusat sistem perbintangan ini,  sangat berbeda dari gravitasi satu bintang, kata Boss melalui telefon.&lt;br /&gt;Misi  Kepler adalah menyelidiki wilayah kita di galaksi Bima Sakti mengenai  keberadaan planet-planet di "zona bisa dihuni" yang tidak terlalu dekat  atau jauh dari bintang-bintang yang mereka orbit.&lt;br /&gt;Pesawat  antariksa tersebut melakukan hal itu dengan menemukan bintang-bintang  dengan cahaya meredup secara berkala, yang berarti ada benda angkasa  yang mengorbit -- sebuah planet -- yang bergerak antara bintang itu dan  instrumen Kepler. Ini dikenal sebagai sebuah transit planet.&lt;br /&gt;Yang  mengejutkan adalah bintang-bintang itu saling memudarkan satu sama lain  ketika bintang yang satu menghalangi yang lain. Gerhana ketiga  menunjukkan bahwa sebuah planet menjadi bagian dari sistem tersebut.&lt;br /&gt;Karena  kedua mataharinya lebih kecil dan lebih dingin daripada matahari kita,  planet Kepler-16b sangat dingin, dengan suhu permukaan sekitar minus 73  hingga minus 101 derajat Celsius, kata Pusat Astrofisika  Harvard-Smithsonian dalam sebuah pernyataan. Josh Carter dari lembaga  itu adalah penyusun bersama penelitian tersebut.&lt;br /&gt;Kepler-16b adalah  sebuah planet gas besar dingin dengan ukuran serta massa yang sama  dengan planet Yupiter, yang mengorbit kedua mataharinya setiap 229 hari  pada jarak 104,6 juta kilometer. Jarak itu kira-kira sama dengan orbit  Venus. Bumi mengorbit matahari setiap 365 hari pada jarak sekitar 149,7  juta kilometer.&lt;br /&gt;Planet yang baru terdeteksi ini berjarak 200 tahun  cahaya dari Bumi dan diperkirakan tidak ada bentuk kehidupan di sana.  Satu tahun cahaya adalah jarak yang ditempuh cahaya dalam waktu setahun,  sekitar 10 trilyun kilometer.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1919837712775815077-7024307926003889011?l=planet-information.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://planet-information.blogspot.com/feeds/7024307926003889011/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://planet-information.blogspot.com/2011/09/temuan-nasa-dua-matahari-terbenam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1919837712775815077/posts/default/7024307926003889011'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1919837712775815077/posts/default/7024307926003889011'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://planet-information.blogspot.com/2011/09/temuan-nasa-dua-matahari-terbenam.html' title='Temuan NASA: Dua Matahari Terbenam Bersama di Planet Kepler 16 B'/><author><name>Ananta Eka Sunjaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14618683578709675660</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_QgnVQDfH87Q/TLmcjkIu1uI/AAAAAAAAACQ/SVtewnuKEZw/S220/windows-logo1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1919837712775815077.post-1442516959388275818</id><published>2010-11-20T23:36:00.001-08:00</published><updated>2011-08-26T05:34:08.546-07:00</updated><title type='text'>Matahari</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; color: black; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_24qp8vQXKkA/S6onzBQNOfI/AAAAAAAAAAw/f_ZFS5NNBU8/s1600/Matahari.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="319" src="http://2.bp.blogspot.com/_24qp8vQXKkA/S6onzBQNOfI/AAAAAAAAAAw/f_ZFS5NNBU8/s320/Matahari.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;  &lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;&lt;b&gt;Matahari&lt;/b&gt; adalah suatu bola &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gas" title="Gas"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;gas&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; yang pijar dan ternyata tidak berbentuk bulat betul. Matahari mempunyai &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Katulistiwa" title="Katulistiwa"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;katulistiwa&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kutub" title="Kutub"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;kutub&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; karena gerak &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Rotasi" title="Rotasi"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;rotasinya&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. Garis tengah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ekuator" title="Ekuator"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;ekuatorialnya&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; 864.000 &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mil" title="Mil"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;mil&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, sedangkan garis tengah antar &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kutub" title="Kutub"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;kutubnya&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; 43 mil lebih pendek. Matahari merupakan anggota &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tata_Surya" title="Tata Surya"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Tata Surya&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; yang paling besar, karena 98% &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Massa" title="Massa"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;massa&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; Tata Surya terkumpul pada matahari.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;Di samping sebagai pusat peredaran, matahari juga merupakan pusat sumber tenaga di lingkungan tata surya. Matahari terdiri dari &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Inti" title="Inti"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;inti&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; dan tiga lapisan kulit, masing-masing &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Fotosfer" title="Fotosfer"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;fotosfer&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kromosfer" title="Kromosfer"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;kromosfer&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Korona" title="Korona"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;korona&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. Untuk terus bersinar, matahari, yang terdiri dari gas panas menukar zat &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hidrogen" title="Hidrogen"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;hidrogen&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; dengan zat &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Helium" title="Helium"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;helium&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; melalui reaksi &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Fusi_nuklir" title="Fusi nuklir"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;fusi nuklir&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; pada kadar 600 juta ton, dengan itu kehilangan empat juta ton massa setiap saat.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;Matahari dipercayai terbentuk pada 4,6 miliar tahun lalu. Kepadatan massa matahari adalah 1,41 berbanding massa &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Air" title="Air"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;air&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. Jumlah tenaga matahari yang sampai ke permukaan Bumi yang dikenali sebagai konstan surya menyamai 1.370 &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Watt" title="Watt"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;watt&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; per &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Meter" title="Meter"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;meter&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; persegi setiap saat. Matahari sebagai pusat Tata Surya merupakan bintang generasi kedua. Material dari matahari terbentuk dari &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Ledakan_bintang&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Ledakan bintang (halaman belum tersedia)"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;ledakan bintang&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; generasi pertama seperti yang diyakini oleh ilmuwan, bahwasanya alam semesta ini terbentuk oleh ledakan &lt;i&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Big_bang" title="Big bang"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;big bang&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/i&gt; sekitar 14.000 juta tahun lalu.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1919837712775815077-1442516959388275818?l=planet-information.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://planet-information.blogspot.com/feeds/1442516959388275818/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://planet-information.blogspot.com/2010/11/matahari.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1919837712775815077/posts/default/1442516959388275818'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1919837712775815077/posts/default/1442516959388275818'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://planet-information.blogspot.com/2010/11/matahari.html' title='Matahari'/><author><name>Ananta Eka Sunjaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07700127900300408563</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_24qp8vQXKkA/S6onzBQNOfI/AAAAAAAAAAw/f_ZFS5NNBU8/s72-c/Matahari.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1919837712775815077.post-7637909252638558299</id><published>2010-11-20T23:35:00.000-08:00</published><updated>2011-08-26T05:34:29.111-07:00</updated><title type='text'>Merkurius</title><content type='html'>&lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;  &lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; color: black; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_-sC1McTYyY0/S-t83HPkwcI/AAAAAAAAAAc/Jj8zxcoU9QU/s1600/mercury2_mariner101.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://2.bp.blogspot.com/_-sC1McTYyY0/S-t83HPkwcI/AAAAAAAAAAc/Jj8zxcoU9QU/s320/mercury2_mariner101.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;&lt;b&gt;Merkurius&lt;/b&gt; adalah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Planet" title="Planet"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;planet&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; di terkecil di dalam &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tata_surya" title="Tata surya"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;tata surya&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; dan juga yang terdekat dengan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Matahari" title="Matahari"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Matahari&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; dengan kala revolusi 88 hari. Kecerahan planet ini berkisar diantara -2 sampai 5,5 dalam &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Magnitudo_tampak" title="Magnitudo tampak"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;magnitudo tampak&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; namun tidak mudah terlihat karena sudut pandangnya dengan matahari kecil (dengan rentangan paling jauh sebesar 28,3 derajat. Merkurius hanya bisa terlihat pada saat subuh atau maghrib. Tidak begitu banyak yang diketahui tentang Merkurius karena hanya satu &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pesawat_antariksa" title="Pesawat antariksa"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;pesawat antariksa&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; yang pernah mendekatinya yaitu Mariner 10 pada tahun 1974 sampai 1975. Mariner 10 hanya berhasil memetakan sekitar 40 sampai 45 persen dari permukaan planet.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;Mirip dengan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bulan" title="Bulan"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Bulan&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, Merkurius mempunyai banyak &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kawah" title="Kawah"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;kawah&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; dan juga tidak mempunyai &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Satelit_alami" title="Satelit alami"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;satelit alami&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; serta atmosfir. Merkurius mempunyai inti besi yang menciptakan sebuah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Medan_magnet" title="Medan magnet"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;medan magnet&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; dengan kekuatan 0.1% dari kekuatan medan magnet bumi. Suhu permukaan dari Merkurius berkisar antara 90 sampai 700 &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kelvin" title="Kelvin"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Kelvin&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; (-180 sampai 430 derajat selsius),&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pengamatan_tercatat&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Pengamatan tercatat (halaman belum tersedia)"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Pengamatan tercatat&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; dari Merkurius paling awal dimulai dari zaman orang &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sumeria" title="Sumeria"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Sumeria&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; pada milenium ke tiga sebelum masehi. Bangsa &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Romawi" title="Romawi"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Romawi&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; menamakan planet ini dengan nama salah satu dari dewa mereka, Merkurius (dikenal juga sebagai &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hermes" title="Hermes"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Hermes&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; pada mitologi Yunani dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Nabu&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Nabu (halaman belum tersedia)"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Nabu&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; pada mitologi Babilonia). Lambang astronomis untuk merkurius adalah abstraksi dari kepala Merkurius sang dewa dengan topi bersayap diatas &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Tongkatnya&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Tongkatnya (halaman belum tersedia)"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;caduceus&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. Orang Yunani pada zaman &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hesiod" title="Hesiod"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Hesiod&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; menamai Merkurius Stilbon dan Hermaon karena sebelum abad ke lima sebelum masehi mereka mengira bahwa Merkurius itu adalah dua benda antariksa yang berbeda, yang satu hanya tampak pada saat matahari terbit dan yang satunya lagi hanya tampak pada saat matahari terbenam. Di India, Merkurius dinamai &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Budha" title="Budha"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Budha&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; (&lt;span style="font-family: Mangal;"&gt;बुध&lt;/span&gt;), anak dari &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Candra" title="Candra"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Candra&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; sang bulan. Di budaya &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tiongkok" title="Tiongkok"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Tiongkok&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Korea" title="Korea"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Korea&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jepang" title="Jepang"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Jepang&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Vietnam" title="Vietnam"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Vietnam&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, Merkurius dinamakan "bintang air". Orang-orang &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ibrani" title="Ibrani"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Ibrani&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; menamakannya Kokhav Hamah (כוכב חמה), "bintang dari yang panas" ("yang panas" maksudnya matahari). Diameter Merkurius 40% lebih kecil daripada Bumi (4879,4 km), dan 40% lebih besar daripada Bulan. Ukurannya juga lebih kecil (walaupun lebih padat) daripada bulan Jupiter, Ganymede dan bulan Saturnus, Titan.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1919837712775815077-7637909252638558299?l=planet-information.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://planet-information.blogspot.com/feeds/7637909252638558299/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://planet-information.blogspot.com/2010/11/merkurius.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1919837712775815077/posts/default/7637909252638558299'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1919837712775815077/posts/default/7637909252638558299'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://planet-information.blogspot.com/2010/11/merkurius.html' title='Merkurius'/><author><name>Ananta Eka Sunjaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07700127900300408563</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_-sC1McTYyY0/S-t83HPkwcI/AAAAAAAAAAc/Jj8zxcoU9QU/s72-c/mercury2_mariner101.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1919837712775815077.post-6812495908627644796</id><published>2010-11-20T23:33:00.000-08:00</published><updated>2011-08-26T05:34:49.168-07:00</updated><title type='text'>Venus</title><content type='html'>&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;  &lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; color: black; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://batamku.info/wp-content/uploads/2010/08/3012489779venus.jpg.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://batamku.info/wp-content/uploads/2010/08/3012489779venus.jpg.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;&lt;b&gt;Venus&lt;/b&gt; adalah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Planet" title="Planet"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;planet&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; terdekat kedua dari &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Matahari" title="Matahari"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;matahari&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; setelah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Merkurius_%28planet%29" title="Merkurius (planet)"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Merkurius&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. Planet ini memiliki radius 6.052 km dan mengelilingi matahari dalam waktu 225 hari. Atmosfer Venus mengandung 97% &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Karbondioksida" title="Karbondioksida"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;karbondioksida&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; (CO&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt;) dan 3% &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Nitrogen" title="Nitrogen"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;nitrogen&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, sehingga hampir tidak mungkin terdapat kehidupan.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;Arah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Rotasi" title="Rotasi"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;rotasi&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; Venus berlawanan dengan arah rotasi planet-planet lain. Selain itu, jangka waktu rotasi Venus lebih lama daripada jangka waktu &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Revolusi" title="Revolusi"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;revolusinya&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; dalam mengelilingi matahari.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;Kandungan atmosfernya yang pekat dengan CO&lt;sub&gt;2&lt;/sub&gt; menyebabkan suhu permukaannya sangat tinggi akibat &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Efek_rumah_kaca" title="Efek rumah kaca"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;efek rumah kaca&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. Atmosfer Venus tebal dan selalu diselubungi oleh awan. Pakar &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Astrobiologi" title="Astrobiologi"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;astrobiologi&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; berspekulasi bahwa pada lapisan awan Venus &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Termobakteri&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Termobakteri (halaman belum tersedia)"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;termobakteri&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; tertentu masih dapat melangsungkan kehidupan.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1919837712775815077-6812495908627644796?l=planet-information.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://planet-information.blogspot.com/feeds/6812495908627644796/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://planet-information.blogspot.com/2010/11/venus.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1919837712775815077/posts/default/6812495908627644796'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1919837712775815077/posts/default/6812495908627644796'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://planet-information.blogspot.com/2010/11/venus.html' title='Venus'/><author><name>Ananta Eka Sunjaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07700127900300408563</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1919837712775815077.post-4325455226017209076</id><published>2010-11-20T23:30:00.000-08:00</published><updated>2011-08-26T05:35:09.614-07:00</updated><title type='text'>Bumi</title><content type='html'>&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;  &lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; color: black; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://dedearmstrong.files.wordpress.com/2010/08/bumi.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://dedearmstrong.files.wordpress.com/2010/08/bumi.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;&lt;b&gt;Bumi&lt;/b&gt; adalah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Planet" title="Planet"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;planet&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; ketiga dari delapan planet dalam &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tata_Surya" title="Tata Surya"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Tata Surya&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. Diperkirakan usianya mencapai 4,6 &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Milyar" title="Milyar"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;milyar&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tahun" title="Tahun"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;tahun&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. Jarak antara Bumi dengan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Matahari" title="Matahari"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;matahari&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; adalah 149.6 juta &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kilometer" title="Kilometer"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;kilometer&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; atau 1 &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/AU" title="AU"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;AU&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_Inggris" title="Bahasa Inggris"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Inggris&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;: &lt;i&gt;astronomical unit&lt;/i&gt;). Bumi mempunyai lapisan udara (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Atmosfer" title="Atmosfer"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;atmosfer&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;) dan medan magnet yang disebut (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Magnetosfer" title="Magnetosfer"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;magnetosfer&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;) yang melindung permukaan Bumi dari &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Angin_matahari" title="Angin matahari"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;angin matahari&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, sinar ultraungu, dan radiasi dari luar angkasa. Lapisan udara ini menyelimuti bumi hingga ketinggian sekitar 700 kilometer. Lapisan udara ini dibagi menjadi &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Troposfer" title="Troposfer"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Troposfer&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Stratosfer" title="Stratosfer"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Stratosfer&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mesosfer" title="Mesosfer"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Mesosfer&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Termosfer&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Termosfer (halaman belum tersedia)"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Termosfer&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Eksosfer&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Eksosfer (halaman belum tersedia)"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Eksosfer&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Lapisan_ozon" title="Lapisan ozon"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Lapisan ozon&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, setinggi 50 kilometer, berada di lapisan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Stratosfer" title="Stratosfer"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;stratosfer&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mesosfer" title="Mesosfer"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;mesosfer&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; dan melindungi bumi dari sinar &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ultraungu" title="Ultraungu"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;ultraungu&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. Perbedaan suhu permukaan bumi adalah antara -70&amp;nbsp;°C hingga 55&amp;nbsp;°C bergantung pada iklim setempat. &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hari" title="Hari"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Sehari&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; dibagi menjadi 24 &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jam" title="Jam"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;jam&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; dan setahun di bumi sama dengan 365,2425 hari. Bumi mempunyai &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Massa" title="Massa"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;massa&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; seberat 59.760 milyar ton, dengan luas permukaan 510 juta &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kilometer" title="Kilometer"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;kilometer&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; persegi. Berat jenis Bumi (sekitar 5.500 kilogram per meter kubik) digunakan sebagai unit perbandingan berat jenis planet yang lain, dengan berat jenis Bumi dipatok sebagai 1.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;Bumi mempunyai &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Diameter" title="Diameter"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;diameter&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; sepanjang 12.756 kilometer. Gravitasi Bumi diukur sebagai 10 N kg-1 dijadikan unit ukuran gravitasi &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Planet" title="Planet"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;planet&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; lain, dengan gravitasi Bumi dipatok sebagai 1. Bumi mempunyai 1 &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Satelit_alam" title="Satelit alam"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;satelit alami&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; yaitu &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bulan_%28satelit%29" title="Bulan (satelit)"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Bulan&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. 70,8% permukaan bumi diliputi &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Air" title="Air"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;air&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Udara" title="Udara"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Udara&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; Bumi terdiri dari 78% &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Nitrogen" title="Nitrogen"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;nitrogen&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, 21% &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Oksigen" title="Oksigen"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;oksigen&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, dan 1% &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Uap_air" title="Uap air"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;uap air&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Karbondioksida" title="Karbondioksida"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;karbondioksida&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, dan gas lain.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;Bumi diperkirakan tersusun atas &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Inti_dalam_bumi&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Inti dalam bumi (halaman belum tersedia)"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;inti dalam bumi&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; yang terdiri dari &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Besi" title="Besi"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;besi&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Nikel" title="Nikel"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;nikel&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; beku setebal 1.370 kilometer dengan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Suhu" title="Suhu"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;suhu&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; 4.500&amp;nbsp;°C, diselimuti pula oleh &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Inti_luar&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Inti luar (halaman belum tersedia)"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;inti luar&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; yang bersifat cair setebal 2.100 kilometer, lalu diselimuti pula oleh mantel &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Silika&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Silika (halaman belum tersedia)"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;silika&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; setebal 2.800 kilometer membentuk 83% isi bumi, dan akhirnya sekali diselimuti oleh &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kerak_bumi" title="Kerak bumi"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;kerak bumi&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; setebal kurang lebih 85 kilometer.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kerak_bumi" title="Kerak bumi"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Kerak bumi&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; lebih tipis di dasar laut yaitu sekitar 5 kilometer. Kerak bumi terbagi kepada beberapa bagian dan bergerak melalui pergerakan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tektonik_lempeng" title="Tektonik lempeng"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;tektonik lempeng&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Teori_Continental_Drift" title="Teori Continental Drift"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;teori Continental Drift&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;) yang menghasilkan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gempa_bumi" title="Gempa bumi"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;gempa bumi&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;Titik tertinggi di permukaan bumi adalah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gunung_Everest" title="Gunung Everest"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;gunung Everest&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; setinggi 8.848 &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Meter" title="Meter"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;meter&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, dan titik terdalam adalah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Palung" title="Palung"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;palung&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; Mariana di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Samudra_Pasifik" title="Samudra Pasifik"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;samudra Pasifik&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; dengan kedalaman 10.924 &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Meter" title="Meter"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;meter&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. Danau terdalam adalah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Danau_Baikal" title="Danau Baikal"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Danau Baikal&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; dengan kedalaman 1.637 meter, sedangkan danau terbesar adalah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Laut_Kaspia" title="Laut Kaspia"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Laut Kaspia&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; dengan luas 394.299 km&lt;sup&gt;2&lt;/sup&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1919837712775815077-4325455226017209076?l=planet-information.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://planet-information.blogspot.com/feeds/4325455226017209076/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://planet-information.blogspot.com/2010/11/bumi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1919837712775815077/posts/default/4325455226017209076'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1919837712775815077/posts/default/4325455226017209076'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://planet-information.blogspot.com/2010/11/bumi.html' title='Bumi'/><author><name>Ananta Eka Sunjaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07700127900300408563</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1919837712775815077.post-7302763422421858370</id><published>2010-11-20T23:24:00.000-08:00</published><updated>2011-08-26T05:35:37.943-07:00</updated><title type='text'>Mars</title><content type='html'>&lt;div style="background-color: white; color: black;"&gt;&lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;  &lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="background-color: white; clear: both; color: black; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://finunu.files.wordpress.com/2010/09/mars.gif" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://finunu.files.wordpress.com/2010/09/mars.gif" width="316" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-color: white; color: black; margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;&lt;b&gt;Mars&lt;/b&gt; adalah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Planet" title="Planet"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;planet&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; terdekat keempat dari &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Matahari" title="Matahari"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Matahari&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. Namanya diambil dari nama &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Dewa" title="Dewa"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Dewa&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; perang Romawi. Namun &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Planet" title="Planet"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;planet&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; ini juga dikenal sebagai &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Planet" title="Planet"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;planet&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Merah" title="Merah"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;merah&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; karena penampakannya yang kemerah-merahan.&lt;/div&gt;&lt;div style="background-color: white; color: black; margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;Lingkungan Mars lebih bersahabat bagi kehidupan dibandingkan keadaan Planet &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Venus" title="Venus"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Venus&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. Namun begitu, keadaannya tidak cukup ideal untuk manusia. Suhu udara yang cukup rendah dan tekanan udara yang rendah, ditambah dengan komposisi udara yang sebagian besar karbondioksida, menyebabkan manusia harus menggunakan alat bantu pernapasan jika ingin tinggal di sana. Misi-misi ke planet merah ini, sampai penghujung abad ke-20, belum menemukan jejak kehidupan di sana, meskipun yang amat sederhana.&lt;/div&gt;&lt;div style="background-color: white; color: black; margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;Planet ini memiliki 2 buah satelit, yaitu &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Phobos" title="Phobos"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Phobos&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Deimos" title="Deimos"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Deimos&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. Planet ini mengorbit selama 687 hari dalam mengelilingi matahari. Planet ini juga berotasi. Kala rotasinya 25,62 jam.&lt;/div&gt;&lt;div style="background-color: white; color: black; margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;Dalam &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mitologi_Yunani" title="Mitologi Yunani"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;mitologi Yunani&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, Mars identik dengan dewa perang, yaitu Aries, putra dari &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Zeus" title="Zeus"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Zeus&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hera" title="Hera"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Hera&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;.&lt;/div&gt;&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="background-color: white; color: black; float: left; margin-right: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://marsrover.nasa.gov/gallery/artwork/browse/rover1_400.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="256" src="http://marsrover.nasa.gov/gallery/artwork/browse/rover1_400.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Add caption&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div style="background-color: white; color: black; margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;Di planet Mars, terdapat sebuah fitur unik di daerah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Cydonia_Mensae" title="Cydonia Mensae"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Cydonia Mensae&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. Fitur ini merupakan sebuah perbukitan yang bila dilihat dari atas nampak sebagai sebuah wajah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Manusia" title="Manusia"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;manusia&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. Banyak orang yang menganggapnya sebagai sebuah bukti dari &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Peradaban" title="Peradaban"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;peradaban&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; yang telah lama musnah di Mars, walaupun di masa kini, telah terbukti bahwa fitur tersebut hanyalah sebuah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kenampakan_alam&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Kenampakan alam (halaman belum tersedia)"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;kenampakan alam&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; biasa. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1919837712775815077-7302763422421858370?l=planet-information.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://planet-information.blogspot.com/feeds/7302763422421858370/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://planet-information.blogspot.com/2010/11/mars.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1919837712775815077/posts/default/7302763422421858370'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1919837712775815077/posts/default/7302763422421858370'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://planet-information.blogspot.com/2010/11/mars.html' title='Mars'/><author><name>Ananta Eka Sunjaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07700127900300408563</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1919837712775815077.post-4940281422196864499</id><published>2010-11-20T23:21:00.000-08:00</published><updated>2011-08-26T05:36:13.577-07:00</updated><title type='text'>Yupiter</title><content type='html'>&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;  &lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; color: black; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_ZgQnm8QTFko/S8E8jwaB7cI/AAAAAAAAABc/LfbM_agDE4E/s320/planet-jupiter.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_ZgQnm8QTFko/S8E8jwaB7cI/AAAAAAAAABc/LfbM_agDE4E/s320/planet-jupiter.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;&lt;b&gt;Yupiter&lt;/b&gt; atau &lt;b&gt;Jupiter&lt;/b&gt; adalah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Planet" title="Planet"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;planet&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; terdekat kelima dari &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Matahari" title="Matahari"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;matahari&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; setelah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Merkurius" title="Merkurius"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Merkurius&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Venus" title="Venus"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Venus&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bumi" title="Bumi"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Bumi&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mars" title="Mars"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Mars&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;Jarak rata-rata antara &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jupiter" title="Jupiter"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Jupiter&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Matahari" title="Matahari"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Matahari&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; adalah 778,3 juta km. Jupiter adalah planet terbesar dan terberat dengan diameter 14.980 km dan memiliki &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Massa" title="Massa"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;massa&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; 318 kali massa bumi. Periode rotasi planet ini adalah 9,8 jam, sedangkan periode revolusi adalah 11,86 tahun.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;Di permukaan planet ini terdapat bintik merah raksasa. &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Atmosfer" title="Atmosfer"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Atmosfer&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; Jupiter mengandung &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hidrogen" title="Hidrogen"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;hidrogen&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; (H), helium (He), metana (CH4), dan amonia (NH3). Suhu di permukaan planet ini berkisar dari -140&lt;sup&gt;o&lt;/sup&gt;C sampai dengan 21&lt;sup&gt;o&lt;/sup&gt;C. Seperti &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Planet" title="Planet"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;planet&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; lain, Jupiter tersusun atas unsur &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Besi" title="Besi"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;besi&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Unsur_berat&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Unsur berat (halaman belum tersedia)"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;unsur berat&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; lainnya. Jupiter memiliki 63 satelit, di antaranya &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Io" title="Io"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Io&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Europa" title="Europa"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Europa&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ganymede" title="Ganymede"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Ganymede&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Callisto" title="Callisto"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Callisto&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; (Galilean moons).&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1919837712775815077-4940281422196864499?l=planet-information.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://planet-information.blogspot.com/feeds/4940281422196864499/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://planet-information.blogspot.com/2010/11/yupiter.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1919837712775815077/posts/default/4940281422196864499'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1919837712775815077/posts/default/4940281422196864499'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://planet-information.blogspot.com/2010/11/yupiter.html' title='Yupiter'/><author><name>Ananta Eka Sunjaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07700127900300408563</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_ZgQnm8QTFko/S8E8jwaB7cI/AAAAAAAAABc/LfbM_agDE4E/s72-c/planet-jupiter.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1919837712775815077.post-8019982239244099081</id><published>2010-11-20T23:19:00.000-08:00</published><updated>2011-08-26T05:36:59.133-07:00</updated><title type='text'>Saturnus</title><content type='html'>&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;  &lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; color: black; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_ZgQnm8QTFko/S8E9xZKQtHI/AAAAAAAAABk/hEtFYu26HXY/s1600/saturnus1.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="248" src="http://1.bp.blogspot.com/_ZgQnm8QTFko/S8E9xZKQtHI/AAAAAAAAABk/hEtFYu26HXY/s320/saturnus1.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;&lt;b&gt;Saturnus&lt;/b&gt; adalah sebuah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Planet" title="Planet"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;planet&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tata_surya" title="Tata surya"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;tata surya&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; yang dikenal juga sebagai planet bercincin. Jarak Saturnus sangat jauh dari &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Matahari" title="Matahari"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Matahari&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, karena itulah Saturnus tampak tidak terlalu jelas dari &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bumi" title="Bumi"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Bumi&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. Saturnus berevolusi dalam waktu 29,46 tahun. Setiap 378 hari, Bumi, Saturnus, dan Matahari akan berada dalam satu garis lurus. Selain berevolusi, Saturnus juga berotasi dalam waktu yang sangat singkat, yaitu 10 jam 14 menit.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;Saturnus memiliki kerapatan yang rendah karena sebagian besar zat penyusunnya berupa gas dan cairan. Inti Saturnus diperkirakan terdiri dari batuan padat dengan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Atmosfer" title="Atmosfer"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;atmosfer&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; tersusun atas gas &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Amonia" title="Amonia"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;amonia&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Metana" title="Metana"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;metana&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, hal ini tidak memungkinkan adanya kehidupan di Saturnus.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;Cincin Saturnus sangat unik, terdiri beribu-ribu cincin yang mengelilingi planet ini. Bahan pembentuk cincin ini masih belum diketahui. Para ilmuwan berpendapat, cincin itu tidak mungkin terbuat dari lempengan padat karena akan hancur oleh &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gaya_sentrifugal" title="Gaya sentrifugal"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;gaya sentrifugal&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. Namun, tidak mungkin juga terbuat dari zat cair karena gaya sentrifugal akan mengakibatkan timbulnya gelombang. Jadi, sejauh ini, diperkirakan yang paling mungkin membentuk cincin-cincin itu adalah bongkahan-bongkahan es meteorit.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;Hingga 2006, Saturnus diketahui memiliki 56 buah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Satelit_alami" title="Satelit alami"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;satelit alami&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. Tujuh diantaranya cukup masif untuk dapat runtuh berbentuk bola di bawah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gaya_gravitasi" title="Gaya gravitasi"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;gaya gravitasinya&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; sendiri. Mereka adalah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mimas" title="Mimas"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Mimas&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Enceladus" title="Enceladus"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Enceladus&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tethys" title="Tethys"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Tethys&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Dione" title="Dione"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Dione&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Rhea" title="Rhea"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Rhea&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Titan" title="Titan"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Titan&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; (Satelit terbesar dengan ukuran lebih besar dari planet Merkurius), dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Iapetus" title="Iapetus"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Iapetus&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1919837712775815077-8019982239244099081?l=planet-information.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://planet-information.blogspot.com/feeds/8019982239244099081/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://planet-information.blogspot.com/2010/11/saturnus.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1919837712775815077/posts/default/8019982239244099081'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1919837712775815077/posts/default/8019982239244099081'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://planet-information.blogspot.com/2010/11/saturnus.html' title='Saturnus'/><author><name>Ananta Eka Sunjaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07700127900300408563</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_ZgQnm8QTFko/S8E9xZKQtHI/AAAAAAAAABk/hEtFYu26HXY/s72-c/saturnus1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1919837712775815077.post-811124118011143042</id><published>2010-11-20T23:17:00.001-08:00</published><updated>2011-08-26T05:37:43.736-07:00</updated><title type='text'>Uranus</title><content type='html'>&lt;div style="background-color: white; color: black;"&gt;&lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;  &lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="background-color: white; clear: both; color: black; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://www.crystalinks.com/uranus.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://www.crystalinks.com/uranus.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-color: white; color: black; margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;&lt;b&gt;Uranus&lt;/b&gt; adalah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Planet" title="Planet"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;planet&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; ketujuh dari &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Matahari" title="Matahari"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Matahari&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; dan planet yang terbesar ketiga dan terberat keempat dalam &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tata_Surya" title="Tata Surya"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Tata Surya&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. Ia dinamai dari nama dewa langit Yunani kuno &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Uranus_%28mitologi%29" title="Uranus (mitologi)"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Uranus&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; (Ο&lt;span style="font-family: &amp;quot;Tahoma&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;ὐ&lt;/span&gt;ρανός) ayah dari &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Cronus" title="Cronus"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Kronos&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Saturnus_%28mitologi%29&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Saturnus (mitologi) (halaman belum tersedia)"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Saturnus&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;) dan kakek dari &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Zeus" title="Zeus"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Zeus&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jupiter_%28mitologi%29" title="Jupiter (mitologi)"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Jupiter&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;). Meskipun Uranus terlihat dengan mata telanjang seperti lima &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Planet_klasik&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Planet klasik (halaman belum tersedia)"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;planet klasik&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, ia tidak pernah dikenali sebagai planet oleh pengamat dahulu kala karena redupnya dan orbitnya yang lambat. Sir &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/William_Herschel" title="William Herschel"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;William Herschel&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; mengumumkan penemuannya pada tanggal 13 Maret 1781, menambah batas yang diketahui dari Tata Surya untuk pertama kalinya dalam sejarah modern. Uranus juga merupakan planet pertama yang ditemukan dengan menggunakan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Teleskop" title="Teleskop"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;teleskop&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div style="background-color: white; color: black; margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;Uranus komposisinya sama dengan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Neptunus" title="Neptunus"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Neptunus&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, dan keduanya mempunyai komposisi yang berbeda dari &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Raksasa_gas" title="Raksasa gas"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;raksasa gas&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; yang lebih besar, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jupiter" title="Jupiter"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Jupiter&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Saturn" title="Saturn"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Saturn&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. Karenanya, para astronom kadang-kadang menempatkannya dalam kategori yang berbeda, "&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Raksasa_es" title="Raksasa es"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;raksasa es&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;". Atmosfer Uranus, yang sama dengan Jupiter dan Saturnus karena terutama terdiri dari &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hidrogen" title="Hidrogen"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;hidrogen&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Helium" title="Helium"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;helium&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, mengandung banyak "&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Volatile&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Volatile (halaman belum tersedia)"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;es&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;" seperti &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Air" title="Air"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;air&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Amonia" title="Amonia"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;amonia&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Metana" title="Metana"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;metana&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, bersama dengan jejak &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hidrokarbon" title="Hidrokarbon"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;hidrokarbon&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. Atmosfernya itu adalah atmofer yang terdingin dalam Tata Surya, dengan suhu terendah 49&amp;nbsp;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kelvin" title="Kelvin"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;K&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; (−224&amp;nbsp;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Celsius" title="Celsius"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;°C&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;). Atmosfer planet itu punya struktur &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Awan" title="Awan"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;awan&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; berlapis-lapis dan kompleks, dan dianggap bahwa awan terendah terdiri atas air, dan lapisan awan teratas diperkirakan terdiri dari metana. &amp;nbsp;Kontras dengan itu, interior Uranus terutama terdiri atas es dan bebatuan. &lt;/div&gt;&lt;div style="background-color: white; color: black; margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;Seperti planet raksasa lain, Uranus mempunyai &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Cincin_planet" title="Cincin planet"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;sistem cincin&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Magnetosfer" title="Magnetosfer"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;magnetosfer&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; serta banyak &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Satelit_alam" title="Satelit alam"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;bulan&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. Sistem Uranian konfigurasinya unik di antara planet-planet karena &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sumbu_rotasi&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Sumbu rotasi (halaman belum tersedia)"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;sumbu rotasi&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; miring ke sampingnya, hampir pada bidang revolusinya mengelilingi Matahari. Sehingga, kutub utara dan selatannya terletak pada tempat yang pada banyak planet lain merupakan ekuator mereka. Dilihat dari Bumi, cincin Uranus kadang nampak melingkari planet itu seperti sasaran panah dan bulan-bulannya mengelilinginya seperti jarum-jarum jam, meskipun pada tahun 2007 dan 2008 cincin itu terlihat dari tepi. Tahun 1986, gambar dari &lt;i&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Voyager_2" title="Voyager 2"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Voyager 2&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/i&gt; menunjukkan Uranus sebagai planet yang nampak tidak berfitur pada cahaya tampak tanpa pita awan atau &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Badai" title="Badai"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;badai&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; yang diasosiasikan dengan raksasa lain. Akan tetapi, pengamat di Bumi melihat tanda-tanda perubahan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Musim" title="Musim"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;musim&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; dan aktivitas &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Cuaca" title="Cuaca"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;cuaca&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; yang meningkat pada tahun-tahun belakangan bersamaan dengan Uranus mendekati &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Ekuinoks&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Ekuinoks (halaman belum tersedia)"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;ekuinoksnya&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. Kecepatan angin di planet Uranus dapat mencapai 250 meter per detik (900&amp;nbsp;km/jam, 560&amp;nbsp;mil per jam).&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1919837712775815077-811124118011143042?l=planet-information.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://planet-information.blogspot.com/feeds/811124118011143042/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://planet-information.blogspot.com/2010/11/uranus.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1919837712775815077/posts/default/811124118011143042'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1919837712775815077/posts/default/811124118011143042'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://planet-information.blogspot.com/2010/11/uranus.html' title='Uranus'/><author><name>Ananta Eka Sunjaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07700127900300408563</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1919837712775815077.post-7192004994115632268</id><published>2010-11-20T23:15:00.000-08:00</published><updated>2011-08-26T05:37:32.315-07:00</updated><title type='text'>Neptunus</title><content type='html'>&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;  &lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; color: black; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://kinderenwebhotel.be.previewmysite.com/WO_ruimte/images/neptunus.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="219" src="http://kinderenwebhotel.be.previewmysite.com/WO_ruimte/images/neptunus.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;&lt;b&gt;Neptunus&lt;/b&gt; merupakan &lt;span style="text-decoration: none;"&gt;planet&lt;/span&gt; terjauh (kedelapan) jika ditinjau dari &lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Matahari&lt;/span&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;Neptunus memiliki jarak rata-rata dengan Matahari sebesar 4.450 juta km. Neptunus memiliki diameter mencapai 49.530 km dan memiliki massa 17,2 massa &lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Bumi&lt;/span&gt;. Periode rotasi planet ini adalah 16,1 jam., sedangkan periode revolusi adalah 164,8 tahun. Bentuk planet ini mirip dengan &lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Bulan&lt;/span&gt; dengan permukaan terdapat lapisan tipis silikat. Komposisi penyusun planet ini adalah besi dan unsur berat lainnya. Planet Neptunus memiliki 8 buah &lt;span style="text-decoration: none;"&gt;satelit&lt;/span&gt;, di antaranya Triton, Proteus, Nereid, dan Larissa.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1919837712775815077-7192004994115632268?l=planet-information.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://planet-information.blogspot.com/feeds/7192004994115632268/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://planet-information.blogspot.com/2010/11/neptunus.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1919837712775815077/posts/default/7192004994115632268'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1919837712775815077/posts/default/7192004994115632268'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://planet-information.blogspot.com/2010/11/neptunus.html' title='Neptunus'/><author><name>Ananta Eka Sunjaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07700127900300408563</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1919837712775815077.post-1016498957823659712</id><published>2010-11-20T23:09:00.000-08:00</published><updated>2011-08-26T05:38:24.912-07:00</updated><title type='text'>Pluto</title><content type='html'>&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;  &lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; color: black; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_xYm9cYROCIo/TM1u34hf2FI/AAAAAAAAALY/7AJyrtTXNAE/s1600/pluto1.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="291" src="http://4.bp.blogspot.com/_xYm9cYROCIo/TM1u34hf2FI/AAAAAAAAALY/7AJyrtTXNAE/s320/pluto1.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;&lt;b&gt;Pluto&lt;/b&gt; (nama resmi: &lt;b&gt;134340&lt;/b&gt;) adalah sebuah &lt;span style="text-decoration: none;"&gt;planet katai&lt;/span&gt; (&lt;i&gt;dwarf planet&lt;/i&gt;) dalam &lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Tata Surya&lt;/span&gt;. Sebelum &lt;span style="text-decoration: none;"&gt;24 Agustus&lt;/span&gt; &lt;span style="text-decoration: none;"&gt;2006&lt;/span&gt;, Pluto berstatus sebagai sebuah &lt;span style="text-decoration: none;"&gt;planet&lt;/span&gt; dan setelah pengukuran, merupakan planet terkecil dan terjauh (urutan kesembilan) dari &lt;span style="text-decoration: none;"&gt;matahari&lt;/span&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;Pada &lt;span style="text-decoration: none;"&gt;7 September&lt;/span&gt; &lt;span style="text-decoration: none;"&gt;2006&lt;/span&gt;, nama Pluto diganti dengan nomor saja, yaitu &lt;b&gt;134340&lt;/b&gt;. Nama ini diberikan oleh &lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Minor Planet Center&lt;/span&gt; (MPC), organisasi resmi yang bertanggung jawab dalam mengumpulkan data tentang asteroid dan komet dalam tata surya kita.&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;Pada 1978 Pluto diketahui memiliki satelit yang berukuran tidak terlalu kecil darinya bernama &lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Charon&lt;/span&gt; (berdiameter 1.196 km). Kemudian ditemukan lagi satelit lainnya, &lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Nix&lt;/span&gt; dan &lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Hydra&lt;/span&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"&gt;Setelah 75 tahun semenjak ditemukan, Pluto masih terbalut misteri. Saat ini wahana nirawak &lt;i&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;New Horizons&lt;/span&gt;&lt;/i&gt; telah diluncurkan untuk meneliti Pluto dan diperkirakan akan mendekati Pluto dalam jarak terkecil pada Juli &lt;span style="text-decoration: none;"&gt;2015&lt;/span&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1919837712775815077-1016498957823659712?l=planet-information.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://planet-information.blogspot.com/feeds/1016498957823659712/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://planet-information.blogspot.com/2010/11/pluto.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1919837712775815077/posts/default/1016498957823659712'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1919837712775815077/posts/default/1016498957823659712'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://planet-information.blogspot.com/2010/11/pluto.html' title='Pluto'/><author><name>Ananta Eka Sunjaya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07700127900300408563</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_xYm9cYROCIo/TM1u34hf2FI/AAAAAAAAALY/7AJyrtTXNAE/s72-c/pluto1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
